Minggu, 18 Mei 2025

NAMAKU ALAM

 



Ringkasan Novel "Namaku Alam":


Novel ini mengisahkan tentang Alam, seorang remaja Indonesia yang tumbuh besar di Paris. Ia adalah anak dari orang tua eksil politik Indonesia yang tidak bisa kembali ke tanah air karena peristiwa politik 1965. Dalam pencarian jati dirinya, Alam berusaha memahami siapa dirinya sebenarnya—antara identitasnya sebagai orang Indonesia dan kehidupannya sebagai warga dunia.


Suatu ketika, Alam mendapat kesempatan untuk mengunjungi Indonesia. Di sana ia bertemu keluarga, melihat budaya Indonesia secara langsung, dan mulai menggali sejarah keluarganya yang selama ini diselimuti misteri. Ia mengetahui bahwa orang tuanya adalah korban dari sejarah kelam Indonesia, yaitu peristiwa 1965 dan pembersihan terhadap orang-orang yang dianggap komunis.


Perjalanan ini membuat Alam memahami akar dirinya serta sejarah bangsanya. Ia belajar bahwa identitas bukan hanya tentang tempat tinggal, tetapi juga tentang sejarah, bahasa, dan hubungan dengan keluarga dan tanah air.


Sabtu, 17 Mei 2025

ETIKET



 "Etiket: Sukses Membawa Diri di Segala Kesempatan" karya Mien R. Uno. Buku ini membahas tentang pentingnya etiket atau tata krama dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sosial, keluarga, sekolah, maupun dalam dunia kerja.

Etiket pribadi: Bagaimana bersikap sopan santun, menjaga penampilan, dan menghargai diri sendiri serta orang lain.

Etiket sosial: Tata krama saat berinteraksi dengan orang lain dalam berbagai situasi, seperti saat bertamu, di meja makan, atau dalam acara formal.

Etiket di tempat kerja/sekolah: Sikap profesional, cara berkomunikasi yang baik, serta membangun hubungan yang harmonis.

Etiket internasional: Perbedaan budaya yang perlu diperhatikan saat berhubungan dengan orang dari negara lain.

Buku ini sangat bermanfaat bagi remaja dan dewasa muda untuk membentuk kepribadian yang santun, percaya diri, dan dihormati dalam berbagai lingkungan.

VLOG - UPRAK

 https://youtu.be/JEEa7huNPRk?si=7T5z30w7rIq6DnGq







moment romantis saat uprak

 


saat pertengahan ada adegan jang Cakra membantu mojang mengambil barang yang jatuh, mereka saling tatapan sehingga membuat penonton salting ( salah tingkah ) dengan hal adegan tersebut. Mereka berdua totalitas banget sehingga membuat penonton ikut tertawa dan tersenyum.

moment selesai uprakk

 



Pagi itu suasana sekolah rame banget. Anak-anak kelas 9A ngumpul bareng di depan gedung sekolah, buat foto bareng. Bukan sekadar foto, tapi ini momen penting. kita baru aja selesai tampil ujian praktek drama Sunda dan senbud, Pokoknya keren-keren deh.

Ada yang pake kostum, kelihatan anggun dan beda dari biasanya. Tapi mayoritas temen-temen pake baju serba hitam, mungkin kostum buat tampil juga. Meskipun capek abis latihan dan tampil, wajah mereka tetep keliatan ceria. Ketawa-ketawa, saling ngelucu, dan gaya-gaya bebas pas difoto. Ada yang pose peace, ada yang bentukin hati dari jari, ada juga yang cengengesan ngeliatin temennya.

Gedung sekolah jadi saksi kebersamaan kita  hari itu. Di atas, ada juga anak-anak yang ngintip dari jendela, ikutan liat keseruan di bawah.

Hari itu bukan cuma soal nilai atau tampil di depan guru. Tapi soal kenangan. Tentang temen-temen yang udah bareng dari awal, berjuang bareng, ketawa, nangis, sampai akhirnya tinggal selangkah lagi buat pisah. Momen kayak gini tuh yang bakal terus diinget nanti, walau udah lulus.


UPrak - part 2

 

setelah kita menyelesaikan uprak, kita membawa semua properti kelas kita,  kembali dan di tata kembali di kelas  dan kita membuat lingkaran untuk deep talk bersama teman teman di kelas, mereka mendoakan semoga kita sukses dan keterima di SMA/SMK yang kita mau.


setelah kita melakukan deep talk seluruh umat yang beragama Islam sedang melakukan sholat dan yg beragama kristen berada di samping gajebo, setelah selesai beribadah kita makan nasi Padang bersama di gazebo, itu adalah hari yang paling aku suka.🤍

uprakk-part1

 



Di Balik Layar Mojang Duarebuan

Satu minggu sebelum tampil, kami udah heboh latihan tiap hari sepulang sekolah. atur tempat, atur kostum, bahkan properti pun sudah disediakan. Judul dramanya "Mojang Duarebuan", yang isinya Mojang cantik membayar dengan uang dua ribuan wangi. Jang Cakra jatuh hati karena pesan di uang itu. Ternyata mojang sudah bertunangan. Cakra pun pergi, menyimpan kenangan dalam selembar dua ribuan.


Pas tampil, semua lancar dan penonton ikut ketawa pas bagian lucu. Bahkan ada satu adegan yang gak sengaja keluar dari skrip, tapi justru bikin suasana makin hidup.


Uprak kali ini gak cuma tentang tampil di depan guru, tapi tentang bagaimana satu kelompok bisa kerja bareng, berdebat kecil, lalu ketawa bareng. Mojang Duarebuan jadi pengalaman yang bikin aku bangga punya tim sekeren itu.

panduan waktu studi dan tahapan kuliah kedokteran

  Kuliah kedokteran di Indonesia biasanya berlangsung sekitar 5 sampai 6 tahun. Tahap pertama adalah pendidikan sarjana kedokteran (S1) yang...